Mengendalikan Amarah

Kita semua pasti pernah marah, apa jadinya bila amarah kita tak terkendali, disaat puncaknya marah, maka disana syetan dengan mudah mengendalikan diri kita, karena marah itu asalnya dari syetan. Dalam Islam ada tuntunannya bagaimana cara mengendalikan ataupun menghilangkan amarah?

Hendaknya kita hindari marah, yaitu marah yang bisa menimbulkan hal-hal yang tidak baik, bisa menyebabkan perselisihan, pertengkaran dan merusak hubungan silahturahmi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melarang kita marah. Dalam sebuah hadits disebutkan, dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “Berilah aku wasiat”. Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!”. (HR. Bukhari)

Bila kita bisa mengendalikan amarah kita, maka ada imbalannya. Dalam sebuah hadits dikatakan :

“Barang siapa yang dapat menahan amarahnya, sementara ia dapat meluapkannya, maka Allah akan memanggilnya di hadapan segenap mahluk. Setelah itu, Allah menyuruhnya memilih bidadari surga dan menikahkannya dengan siapa yang ia kehendaki.” (HR Ahmad).

Itulah Islam, setiap perbuatan, perlakuan ada tuntunannya dan aturannya. Supaya tidak menambah dosa kita hanya karena marah, diantara cara mengendalikan amarah menurut ajaran Islam yaitu :

Pertama : Berlindung kepada Allah Ta’ala ketika marah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A‘uudzu billahi minas syaithaanir rajiim, marahnya akan hilang”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Kedua : Diam, agar tidak mengucapkan kata-kata yang tidak baik dan tidak menambah emosi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Ajarilah, permudahlah, dan jangan menyusahkan. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaklah ia diam.” (HR Ahmad).

Ketiga : Mengubah posisi ketika marah. Mengubah posisi ketika marah merupakan petunjuk dan perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila kalian marah, dan dia dalam posisi berdiri, hendaknya dia duduk. Karena dengan itu marahnya bisa hilang. Jika belum juga hilang, hendak dia mengambil posisi tidur.” (HR Ahmad).

Keempat : Mengambil air wudhu, dalam hadits dikatakan “Sesungguhnya marah itu dari syetan, dan syetan diciptakan dari api, dan api bisa dipadamkan dengan air. Apabila kalian marah, hendaknya dia berwudhu.” (HR. Ahmad dan Abu Daud)

Bila kita marah dengan seseorang, dan ketika amarah sudah hilang, hendaklah kita memohon ampun dan meminta maaf, Allah berfirman :

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS Ali Imran 133-134)

Marah memang tidak dilarang, ada baiknya bila marah karena Allah, yaitu marah ketika menyaksikan perbuatan maksiat dan perbuatan haram.

Semoga kita menjadi orang yang bisa mengendalikan amarah.

9 thoughts on “Mengendalikan Amarah

  1. terkadang amarah memang susah di kendalikan tapi sebaiknya hati ini harus tetap di lapangkan,dengan belajar dan belajar dari sebuah permasalahan inshaAllah amarah itu membuahkan kebijaksanaan 🙂 , salam kenal mas, just blogwalking dari #kotasolo 😀

    Disukai oleh 1 orang

    • Memang kita butuh belajar dari permasalahan dan pengalaman. sehingga kita bisa menentukan langkah-langkah terbaik untuk dilakukan..
      Salam kenal juga mas… 🙂
      Terima kasih..

      Suka

Silahkan Beri Kesan dan Komentar Anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s