Ghibah Itu Menyakitkan Hati

Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Apakah kalian mengetahui apa itu ghibah? Para shahabat berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Kemudian beliau shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ ، إِنْ كَانَ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيْهِ مَا تَقُوْلُ فَقَدْ بَهَتَّهُ

“Engkau menyebutkan sesuatu yang ada pada saudaramu yang dia membecinya, jika yang engkau sebutkan tadi benar-benar ada pada saudaramu sungguh engkau telah berbuat ghibah, sedangkan jika itu tidak benar maka engkau telah membuat kedustaan atasnya.” (HR. Muslim)

Sungguh bahaya ghibah itu, hingga di dalam Al Qur’an disebutkan bahwa orang ghibah disamakan dengan orang yang makan daging saudaranya sendiri yang telah mati.


وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing (ghibah) kepada sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat 12)

Mungkin kita tidak sadar, bahwa kita sedang ghibah. Ketahuilah bahwa ghibah sangat menyakitkan hati orang yang dighibahi ketika ia mendengar bahwa dia telah dibicarakan begini begitu atau kebiasaan jeleknya, walaupun memang benar keadaannya seperti itu.

Anggaplah kita mendengar orang lain membicarakan kejelekan kita, kebiasaan buruk kita, tentu sakit hati kan…

Nah ini bisa memutuskan silaturahim yang lama sudah terjalin, awal kita anggap baik selama ini, mungkin kita akan menghindarinya, atau mala kita melabraknya.

Maka dari itu hendaklah kita perhatikan perkataan, ucapan kita, apakah itu membicarakan kejelekan atau kebaikan orang. Sekiranya yang akan diucapkan adalah menjelekkan orang, cepatlah alihkan pembicaraan yang hal yang lain, ini mencegah kita untuk berghibah.

Jika kita tidak suka atau benci dengan orang, jangan kita curhat dan berbicara tentang dia. Satu lagi yang menjadi catatan, jangan kita curhat dan membicarakan keluhan dan kekurangan diri kita, ini akan menjadi bahan ghibah. Bisa jadi curhatan kita tadi disebarkan kepada orang lain.

Iklan

5 thoughts on “Ghibah Itu Menyakitkan Hati

  1. Bahaya sekali yang namanya ghibah ini, karena bisa memutus tali silaturrahim di antara sesama. Jadi dosanya bisa dua kali yaitu dosa ghibah dan dosa karena memutus tali silaturrahim, subhanallah. semoga kita terhindar dari perbuatan ghibah, aamiin.

    Disukai oleh 1 orang

Silahkan Beri Kesan dan Komentar Anda disini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s